Pages

 

Senin, 27 Juni 2011

Indonesia Open Super Series Primier 2011 Termegah Kedua Dunia

0 comments

Walaupun Indonesia tanpa gelar di turnamen ini namun Indonesia berhasil membuat standar baru kejuaraan super series, penyelenggaraan event Indonesia Open Super Series Premier dari tanggal 21-26 Juni 2011 yang mengusung hadial sebesar $600.000 dianggap sangat sukses dan memenuhi pertandingan yang baik oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), baik itu dari segi antusiasme penonton, peserta dan penayangan secara langsung oleh televisi. Selain itu BWF juga menilai Indonesia Open Super Series Primier 2011 adalah turnamen termegah di dunia setelah All England. Berikut dilansir Vivanews (27/6/2011).

"Ini benar-benar event premier. Satu dari dua event premier terbaik di dunia setelah All England. Indonesia sudah memberi standar baru penyelenggaraan event premier," puji Darren Parks sebagai Event Director BWF.
"Bulutangkis itu wajib disiarkan di TV, tanpa itu tidak akan ada bulutangkis. Strategi kami adalah menjadikan pertandingan ini sebagai show bussines," tambahnya.

Tahun ini Indonesia Open memang meningkat levelnya dari Super Series menjadi Super Series Premier. Status  'Premier' ini akan bertahan selama tiga tahun sebelum ada evaluasi lagi dari BWF.

Selain meningkat dari kualitas peserta yang ikut dan fasilitas venue, jumlah hadiah juga bertambah menjadi total US$600 ribu atau Rp5 miliar lebih. Menurut Sekjen PB PBSI Jacob Rusdianto, jumlah hadiah akan bertambah menjadi US$625 ribu di tahun kedua dan US$650 ribu di tahun ketiga.

"Panitia pelaksana merasa bangga dalam penyelenggaraan yang diikuti para pemain hebat. Terima kasih pada BWF yang sudah mempercayakan kami jadi tuan rumah," kata Jacob.

Namun, ganjalan utama bagi PBSI saat ini adalah venue di Istora Senayan yang dinilai kurang luas. Mereka menargetkan bisa mencari tempat lain yang bisa digunakan dan berstandar internasional. Tapi untuk sementara Istora dianggap paling memadai.

"Evaluasi venue sudah jadi himbauan pada sponsor. Kami inginnya seperti Bukit Jalil (Malaysia) yang dua atau tiga kali lipat lebih besar. Tapi sekarang ini Istora masih yang terbaik," tutup Jacob.
Selengkapnya...

Minggu, 26 Juni 2011

Harapan Balapan MotoGP Kembali ke Sirkuit Sentul Indonesia

1 comments

Bukan tidak mungkin balapan MotoGP akan menyambangi Indonesia di tahun mendatang, pasalnya beberapa dukungan sudah ditunjukkan sponsor MotoGP dunia untuk tahun berikutnya Sirkuit Sentul di Indonesia bisa dicatat dalam kalender MotoGP.

Tentunya harapan kembalinya MotoGP ke Indonesia sangat diharapkan masyarakat Indonesia, ini akan menambah promo Indonesia ke Dunia. dimana Indonesia dulu sekitar tahun 1997 pernah menjadi perhatian dunia ketika sirkuit Sentul menyelenggarakan MotoGp Indonesia.

ASSEN, Lansiran Kompas (26/6/2011) - Direktur manajer Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, punya impian besar agar MotoGP kembali dipentaskan di Indonesia. Karena itu, dia meminta dorongan dari semua pihak, termasuk tim Honda, agar bisa mendesak Dorna (pemegang hak MotoGP) mewujudkan target tersebut.

"Kami sudah memberitahukan tentang ini secara resmi ke Dorna, dan meminta dukungan yang kuat kepada Honda, termasuk dari Yamaha sendiri, agar balapan di Indonesia bisa dilaksanakan secepatnya. Saya berharap, semoga Sirkuit Sentul bisa dimodifikasi, atau ada sirkuit baru di Indonesia pada masa mendatang. Tetapi tentunya, ini juga tergantung dari pemerintah Indonesia," ujar Jarvis, Sabtu (25/6/11), menjelang balapan MotoGP di Sirkuit Assen, Belanda.

"Jadi, saya minta dukungan dari media, dan juga dari industri seperti Yamaha dan Honda, dan juga federasi motorsport Indonesia, supaya MotoGP bisa segera kembali ke Indonesia."
Jarvis juga berharap, ada pebalap Indonesia yang bisa muncul di ajang balap motor dunia, meskipun tidak langsung ke kelas paling bergengsi, MotoGP. Dia berharap, para bakat muda Indonesia bisa muncul dulu di kelas paling rendah, Moto3--yang musim depan gantikan kelas 125cc--, dan mendapat perhatian dari Yamaha maupun Honda.

Memang, Sirkuit Sentul pernah menyita perhatian dunia ketika menjadi salah satu penyelenggara MotoGP (waktu itu masih kelas 500cc). Tetapi itu hanya berlangsung hingga akhir 1997, dan setelahnya MotoGP tak pernah lagi kembali ke Tanah Air. 

Dalam kesempatan wawancara di hospitality Yamaha tersebut, Jarvis juga berbicara tentang kondisi timnya sekarang dibandingkan dengan ketika masih ada Valentino Rossi. Menurutnya, saat ini hubungan secara internal sangat harmonis, karena tak ada tensi di antara pebalap.

"Sangat berbeda posisinya ketika Jorge dan Valentino satu tim, dibandingkan dengan sekarang, karena ada dua pebalap yang tangguh sehingga terjadi kompetisi yang keras secara internal. Ini memang bagus, tetapi kadang bisa memunculkan situasi yang sulit," ujar Jarvis.

"Tetapi sekarang, Lorenzo merupakan seorang juara dan Spies terus berkembang. Jadi, keharmonisan tim sangat terjaga karena hubungan kedua pebalap baik. Ini adalah hal yang sangat penting untuk keutuhan sebuah tim dalam menjalani kompetisi.

"Mengenai kedudukan kami sekarang (di klasemen), saya sedikit kecewa karena kami akhirnya harus turun. Tetapi hal ini mungkin bagus bagi pebalap, karena lebih mudah mengejar dari pada mempertahankan. Apalagi, kompetisi masih sangat panjang."

Berdasarkan kalender, musim ini akan ada 19 seri, dan GP Belanda merupakan seri ketujuh. Dari hasil total balapan tersebut, pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, menduduki posisi puncak dengan mengoleksi 136 poin, disusul Lorenzo dengan 108 poin. Sementara itu, Ben Spies, yang menjuarai GP Belanda, kini berada di urutan 6 dengan raihan 61 poin. (Laporan langsung Aloysius Gonsaga AE dari Assen, Belanda)
Selengkapnya...

Senin, 20 Juni 2011

Boaz Dianggap Layak ke Eropa

0 comments

Jayapura - Lansiran Vivanews (21/6/2011) : Kemampuan Boaz Solossa penyerang Tim Mutiara Hitam Persipura Jayapura ternyata dianggap luar biasa. Ia sukses menjadi top scorer musim ini dengan koleksi 22 gol.

Pelatih Semen Padang Nil Maizar menilai, pemain kelahiran 1986 itu memiliki skill di atas rata-rata pemain Indonesia.

"Boaz itu pemain favorit saya, kemampuannya luar biasa. Mestinya ia main di Eropa apalagi umurnya masih tergolong sangat muda, dan pasti kemampuan semakin terasah," ujar Maizar di Stadion Mandala Jayapura.

Lanjut dia, Boaz punya segalanya yakni syarat untuk bermain di ditingkatan Eropa. “Apa yang dimiliki Boaz sudah sangat komplit, dia punya fisik, dribbling yang nyaris sempurna, naluri mencetak gol yang sangat tajam serta kontrol emosi yang stabil," ungkapnya.

Menurut Maizar, Boaz bisa menyabet dua gelar untuk musim ini. Selain pencetak gol terbanyak, gelar pemain terbaik juga pantas jatuh padanya.
Selengkapnya...

Sabtu, 18 Juni 2011

Talenta Muda Papua Diatas Rata-rata

0 comments

Sebut saja Boaz Salosa pemain andalan Persipura Jayapura asal Papua yang kini nangkring di puncak top skor Indonesia Super League, pemain ini mempunyai talenta diatas rata-rata pemain Indonesia dari daerah lainnya. Bukan Boaz saja tapi masih ada Titus Bonai, Okto Maniani, Elly Aiboy dan lainnya merupakan pemain yang sangat dikenal talentanya. 
Indonesia juga menaruh harapan besar bagi pemain muda Papua untuk memperkuat Timnas Indonesia kelak dan membawa nama harum bangsa. Hasil survei yang dilakukan kelompok pengembang sepakbola usia dini menyebutkan pemain muda papua diatas rata-rata pemain muda dari daerah lainnya. Inilah yang menarik minat SSS (Real Madrid) sebuah lembaga sepakbola sosial dari Real Madrid untuk mengembangkan sepakbola usia dini membuka sekolahnya di Papua.

Berikut lansiran Goal.com (18/6/2011) : Ainul Ridha mengakui rencana awal Sekolah Sepakbola Sosial (SSS) Real Madrid di Papua sempat menimbulkan perdebatan karena faktor  kondisi geografis wilayah yang begitu jauh . Hal ini menyebabkan sekolah sepakbola sosial Real Madrid Foundation tak memasukan Papua dalam hitungan kualitas bermain bola.

“Sejak awal saya sudah  mengusulkan Papua namun menimbulkan banyak perdebatan, alasannya  karena kondisi geografis yang begitu jauh,” ujar Ainul Ridha Sekertaris Tim Persiapan Pembentukan SSS Real madrid Foundation di Kepanitian Nasional Liga Pendidikan Indonesia kepada GOAL.com Indonesia, Jumat ( 17/6) di Mess Emsyk Kota Jayapura.

Lebih lanjut Ridha menambahkan begitu Papua mendapat persetujuan dari panitia, dia langsung langsung melakukan survey. “Karena saya tahu kemampuan pemain-pemain muda Papua di atas rata-rata. Saya melihat jika kita mengukur dari nilai daerah-daerah lain dengan Papua ternyata anak-anak mereka memiliki nilai 3 hingga 4, lain halnya dengan Papua nilainya di atas rata-rata 5 hingga 7 dan ini jika di poles akan mencapai nilai 9 yang di butuhkan pemain profesional,” jelas Ridha

“Ini merupakan awal bagi pemain muda Papua untuk go internasional. kenapa tidak, kita akan bekerja keras dan berbuat sebaik mungkin sehingga banyak pemain yang bisa bermain di luar Indonesia setidaknya di Liga Jepang.”

Program ini sendiri mendapat donator dari UNICEF, Freeport dan juga mendapat respon baik dari pemerintah daerah Dinas Pendidikan dan Olah Raga Provinsi Papua.

“Kami Pemprov  merespon baik kebijkan yang di ambil SSS Real Madrid Foundation, ini berangkat dari awal dan niat yang baik saya rasa kedepan apa  yang di rencanakan pun akan baik pula,” ujar Dominggus Lutrun Kepala Seksi Olahraga Pelajar Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Papua.

Lebih lanjut,  kata Lutrun di samping pembinaan akan sepakbola sebagai extra kulikuler, program belajar di sekolah yang menjadi tujuan utama harus diperhatikan, sehingga prestasi tidak hanya hadir di lapangan namun ditambah di area akademik.

"Sebenarnya pembinaan akan anak usia dini sudah kami pikirkan, namun kendalanya pemda tidak bekerja sama dengan baik sehingga belum terlaksana dengan sempurna.

“Namun kami akan mendukung dan menyukseskan kegiatan SSS Real Madrid Foundition. Karena kita tahu bahwa papua adalah gudang pemain-pemain profesional,” kata Lutrun 

Selengkapnya...

Senin, 13 Juni 2011

Seri Kelima Paralayang Dunia, Atlet Putri Sapu Bersih Medali

0 comments

Sebelumnya Atlet-atlet Indonesia berhasil mendominasi seri keempat Kejuaraan Dunia Paralayang nomor Ketepatan Mendarat 2011 yang dilaksanakan di Gunung Mas Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 2-5 Juni.

Dalam seri  tersebut, Indonesia mendominasi kategori individual putri, kategori beregu dan juga untuk kategori umum.

Peringkat pertama perorangan putri pada kejuaraan dunia ini adalah Cherry Bonaria (Indonesia) dengan nilai 332, peringkat kedua Dian Rosnalia (Indonesia) dengan nilai 439, dan peringkat ketiga Nunnapat Phuchong (Thailand) dengan nilai 730.

Sementara itu untuk hasil beregu, Indonesia berhasil menyapu bersih seluruh medali yang tersedia. 

Seperti yang dilansir Media Indonesia (13/6/2011) : Kembali atlet paralayang Indonesia berprestasi di seri kelima berlangsung di Sabah, Malaysia, 10-12 Juni 2011, Atlet putri paralayang Indonesia menyapu bersih medali emas, perak, dan perunggu pada Kejuaraan Dunia Paralayang nomor Ketepatan Mendarat.

"Peringkat pertama atlet putri untuk kejuaraan dunia ini adalah Dian Rosnalia (Indonesia) dengan nilai 329, peringkat kedua adalah Milawati Sirin (Indonesia) dengan nilai 927, dan peringkat ketiga adalah Cherry Bonaria (Indonesia) dengan nilai 1.589," kata Dharmawan Sirin, Manajer Tim Paralayang Indonesia Dharmawan, dalam siaran persnya, Minggu (12/6).

Dharmawan mengatakan peringkat pertama untuk kategori beregu direbut oleh tim dari Slovenia dengan nilai 76, peringkat kedua adalah tim dari China dengan nilai 254, sementara urutan ketiga beregu diraih oleh tim dari Serbia dengan nilai 1.623.

Sedangkan untuk kategori umum, juara pertama direbut oleh Rafael Kerin (Slovenia) dengan nilai 12, juara kedua adalah Quiang Sheng Guang (China) dengan nilai 15, dan juara ketiga diraih oleh Matjaz Feraric (Slovenia) dengan nilai 27.

"Sementara Indonesia berhasil menempatkan Thomas Widyananto pada urutan 5, dan Nanang Sunarya pada urutan 9 dunia," kata Dharmawan.

Kejuaraan Dunia Paralayang nomor Ketepatan Mendarat seri ke 5 ini, kata Dharmawan, diikuti oleh 57 peserta, yang terdiri dari 10 negara, yaitu Malaysia, Indonesia, China, Taiwan, Japan, Qatar, Slovenia, Hongaria, Serbia, dan Montenegro.

"Hasil sapu bersih yang dicapai oleh tim Putri Indonesia ini, dilakukan dengan persiapan yang matang, yaitu dengan melakukan pemusatan latihan dan pengenalan medan secara lebih awal," kata Dharmawan yang juga pelatih Tim Indonesia untuk seri kejuaraan ini.

Dharmawan mengatakan kejuaraan dunia paralayang nomor ketepatan mendarat ini akan berakhir di seri ke 6, yang akan dilaksanakan di Jerman, pada bulan September 2011 mendatang.  "Tim Indonesia sangat berpeluang untuk menjadi juara dunia, apabila dapat mengikuti seri terakhir ini," katanya.

Dharmawan mengatakan Tim Indonesia yang diberangkatkan pada kejuaraan dunia ini adalah sebagian tim pelatnas SEA Games 2011, yang terdiri dari 5 atlet putra, 4 atlet putri, dan 1 orang tim ofisial.

Tim paralayang Indonesia ini merupakan atlet yang sedang mengikuti proses seleksi tim nasional paralayang Indonesia untuk SEA Games 2011, yang nantinya diharapkan dapat mendulang emas pada SEA Games 2011. (Ant/OL-2)

Berikut hasil Kejuaraan Dunia Paralayang Seri kelima di Sabah, Malaysia:


Kategori Putri:


1.    Dian Rosnalia (Indonesia), nilai 329

2.    Milawati Sirin (Indonesia), nilai 927

3.    Cherry Bonaria (Indonesia), nilai 1.589

Kategori Umum:


1.    Rafael Kerin (Slovenia), nilai 12

2.    Quiang Sheng Guang (China), nilai 15

3.    Matjaz Feraric (Slovenia ), nilai 27

Kategori Beregu:


1.    Slovenia, nilai 76

2.    China, nilai 254

3.    Serbia, nilai 1.623 
Selengkapnya...

Sabtu, 11 Juni 2011

Jadwal Lengkap Pertandingan Timnas Indonesia selama 2011

0 comments
Tidak lama lagi bulan depan 23 July 2011 Timnas Indonesia bakalan beraksi kembali dalam kualifikasi piala dunia 2014 Brazil , dijadwalkan Indonesia akan bertemu Turkmenistan dalam laga babak kedua. Dalam laga tersebut berkemungkinan Indonesia akan diperkuat pemain naturalisasi yang kini sedang dalam proses naturalisasi. 


Pemain  senior tersebut adalah John van Beukering, Sergio van Dijk dan Stefano Lilipaly. Juga ada tiga pemain yang mengajukan diri menjadi warga negara Indonesia yaitu Victor Igbonefo, Greg Nwokolo dan Tonny Cussel.


Sementara itu Indonesia juga berpeluang diperkuat pemain naturalisasi timnas u23 Sea Games yang sudah mempunyai paspor Indonesia,  mereka adalah Ruben Wuarbanaran, Joey Suk dan Diego Michiels tetapi mereka harus bersaing dengan pemain senior lainnya untuk mendapat tempat di timnas senior.


Tidak hanya timnas senior yang akan beraksi di 2011 ini, ada juga timnas u16 dan u19 yang akan menunjukkan garudanya di lapangan hijau. Timnas u16 akan berjuang di grup G pada AFC U16, sementara Timnas U19 berjuang di grup G AFC U19, diperkirakan U16 dan U19 akan diperkuat pemain SAD Indonesia yang kini sedang berkiprah di liga Uruguay. Berikut daftar lengkap jadwal pertandingan Timnas Indonesia selama 2011.

Jadwal kualifikasi timnas senior di piala dunia 2014.

Jadwal babak penyisihan grup G timnas U19 di Piala Asia U19

Jadwal babak penyisihan grup G timnas U16 di Piala Asia U16

Selengkapnya...

Kamis, 09 Juni 2011

Kabar SAD Indonesia : Berikut Data Hasil Pertandingan SAD Indonesia 2011

0 comments

Kini masyarakat sepakbola Indonesia menaruh harapan yang besar terhadap dua tim yang berkiprah di Uruguay ini, diharapkan pemain jebolan SAD Indonesia ini bisa unjuk gigi di pentas sepakbola Dunia. 

Berbeda dengan tahun lalu SAD Indonesia diwakili satu tim saja kini untuk mengikuti prestasi yang diraih tim SAD Indonesia sebelumnya PSSI kembali mengirim tim baru SAD Indonesia U17. Sad Indonesia dapat dikatakan sudah sukses dalam mengantarkan pemain di jenjang Internasional yang lebih tinggi. Prestasi mulai mereka raih, dan kini sebuah klub ternama Uruguay "Panarol" diperkuat 2 orang jebolan Sad Indonesia, Syamsir Alam dan Zainal Haq.

Berikut rangkuman hasil-hasil pertandingan yang sudah berlangsung selama 2011 yang diambil dari goal.com:


Liga Uruguay U-19

Turnamen Clasificatorio 2011
Cuarta Division - Grup I

5 Maret 2011
El Tanque Sisley 0-2 S.A.D. Indonesia
(Yandi Sofyan, Abdul Rahman Lestaluhu)

12 Maret
S.A.D. Indonesia 1-1 Defensor Sporting
(Abdul Rahman Lestaluhu pen.)

19 Maret
S.A.D. Indonesia 2-3 River Plate
(Yandi Sofyan 2)

25 Maret
S.A.D Indonesia 3-0 Racing
(Vava Mario, Rizky Pellu, Novri Setiawan)

23 April
Tacuarembo 3-0 S.A.D. Indonesia

26 April
Rentistas 1-5 S.A.D Indonesia
(Vava Mario (2), Abdul Rahman Lestaluhu, Novri Setiawan, Feri Firmansyah)

Klasemen sementara:

No Tim Ma M S K G P
1 S.A.D Indonesia 6 3 1 2 13-8 10
2 Defensor Sporting 4 2 2 0 7-2 8
3 River Plate 4 2 2 0 9-5 8
4 Racing 4 2 1 1 6-7 7
5 Tacuarembo 3 1 0 2 5-4 3
6 Rentistas 3 1 0 2 3-7 3
7 El Tanque Sisley 4 0 0 4 3-13 0


Topskor:
3 - Abdul Rahman Lestaluhu, Vava Mario, Yandi Sofyan
2 - Novri Setiawan


Torneo de Honore

Indonesia Tacuarembo
Bella Vista Huracan
Rentistas El Tanque Sisley
Deportivo Maldonado Sud America
Rampla Juniors Juventud
Villa Teresa Rocha
Boston River Basanez
Central Espanol Progreso

4 Juni
S.A.D Indonesia 4-1 Bella Vista
[Fery Firmansyah, Novri Setiawan, Rinaldi Gunapraditha, Yericho Christiantoko]


Liga Uruguay U-17
Quinta Division - Grup I

5 Maret
El Tanque Sisley 1-1 S.A.D. Indonesia
(Antoni Putro Nugroho)

12 Maret
S.A.D Indonesia 0-3 Defensor Sporting

19 Maret
S.A.D Indonesia 0-1 River Plate

25 Maret
S.A.D Indonesia 0-1 Racing

23 April
Tacuarembo 3-0 S.A.D. Indonesia

26 April
Rentistas 3-1 S.A.D. Indonesia
(Wawan Pebryanto)

Klasemen sementara:

No Tim Ma M S K G P
1 Defensor Sporting 4 4 0 0 12-2 12
2 River Plate 4 3 0 1 8-4 9
3 Racing 4 2 1 1 7-6 7
4 Rentistas 3 2 0 1 9-6 6
5 Tacuarembo 3 1 1 1 4-4 4
6 El Tanque Sisley 4 0 1 3 2-10 1
7 S.A.D Indonesia 6 0 1 5 2-12 1


Topskor:
1 - Wawan Pebryanto, Antoni Putro Nugroho


Torneo de Honor:

Indonesia Tacuarembo
Bella Vista Huracan
Rentistas El Tanque Sisley
Deportivo Maldonado Sud America
Rampla Juniors Juventud
Villa Teresa Rocha
Boston River Basanez
Central Espanol Progreso


4 Juni
S.A.D Indonesia 1-0 Bella Vista
[Antoni Putro Nugroho pen.]


Punta Cup
Serie B

7 April
Guarani 0-0 S.A.D Indonesia

9 April
Rampla Juniors 2-1 S.A.D Indonesia
(Manahati Lestusen)

10 April
River Plate 2-1 S.A.D Indonesia
(Randy Chandra)

11 April
Ser Caxias 3-1 S.A.D Indonesia
(Randy Chandra)

Hasil pertandingan lain:
Guarani 2-1 Rampla Juniors
Guarani 0-0 Ser Caxias
Guarani 1-1 River Plate
Ser Caxias 1-0 Rampla Juniors
Ser Caxias 1-0 River Plate
River Plate 1-1 Rampla Juniors

Klasemen sementara:

No Tim Ma M S K G P
1 Ser Caxias 4 3 1 0 5-1 10
2 Guarani 4 1 3 0 3-2 6
3 River Plate 4 1 2 1 4-4 5
4 Rampla Juniors 4 1 1 2 4-5 4
5 S.A.D Indonesia 4 0 1 3 3-7 1

*Ser Caxias dan Guarani lolos ke perempat-final

Topskor:
2 - Randy Chandra
1 - Manahati Lestusen
Selengkapnya...

Persipura Juara 2011, Berikut Daftar Lengkap Juara ISL dari Masa ke Masa

0 comments
Akhirnya Persipura memastikankan diri sebagai juara Indonesia Super League setelah menaklukkan tuan rumah persisam samarinda 2-1. Persipura menjadi juara setelah mengumpulkan 55 point dari 25 laga yang dijalani, Persipura memperoleh 16 kemenangan, tujuh kali imbang dan dua kekalahan. Dua laga tersebut melawan Arema Indonesia dan Persiba Balikpapan masing masing dengan skor 1-0.

Persipura juga mencatat kemenangan terbesar ketika mengalahkan Bontang FC 8-1 pada 20 Oktober 2010, serta kemenangan tandang terbesar saat menggilas Pelita Jaya Karawang 5-0. Persipura juga berkesempatan menambah gelar sebagai top skor melalu Boaz Salosa yang kini masih memimpin dengan torehan 20 gol.

Berikut daftar lengkap juara Indonesia Super League dari masa ke masa (Lansiran Goal.com)

Daftar Juara Superliga Indonesia:
2010/11 Persipura Jayapura
2009/10 Arema Indonesia
2008/09 Persipura Jayapura

Daftar Juara Liga Indonesia:
2007 Sriwijaya FC
2006 Persik Kediri
2005 Persipura Jayapura
2004 Persebaya Surabaya
2003 Persik Kediri
2002 Petrokimia Putra Gresik
2001 Persija Jakarta
1999/2000 PSM Makassar
1998/99 PSIS Semarang
1997/98 Kompetisi ditiadakan karena kerusuhan
1996/97 Persebaya Surabaya
1995/96 Mastrans Bandung Raya
1994/95 Persib Bandung

Daftar Juara Galatama:
1993/94 Pelita Jaya
1992/93 Arema Malang
1990/92 Arseto Solo
1990 Pelita Jaya
1988/89 Pelita Jaya
1987/88 Mitra Kukar
1986/87 Yanita Utama
1985 Krama Yudha Tiga Berlian Jakarta
1984 Yanita Utama
1983/84 Yanita Utama
1982/83 Mitra Kukar
1980/82 Mitra Kukar
1979/80 Warna Agung Jakarta

Daftar Juara Perserikatan:
1993/94 Persib Bandung
1992/93 Tak ada kompetisi [Format dua tahun sekali]
1991/92 PSM Makassar
1990/91 Tak ada kompetisi [Format dua tahun sekali]
1989/90 Persib Bandung
1988-89 Tak ada kompetisi [Format dua tahun sekali]
1987/88 Persebaya Surabaya
1986/87 PSIS Semarang
1986 Persib Bandung
1985 PSMS Medan
1984 Tak ada kompetisi
1983 PSMS Medan
1981/82 Tak ada kompetisi
1980 Persiraja Banda Aceh
1978/79 Persija Jakarta
1975/78 Persebaya Surabaya
1973/75 Persija Jakarta dan PSMS Medan [juara bersama]
1971/73 Persija Jakarta
1969/71 PSMS Medan
1968 Tak ada kompetisi
1967 PSMS Medan
1966 PSM Makassar
1965 PSM Makassar
1964 Persija Jakarta
1962-63 Tak ada kompetisi
1959-61 Persib Bandung
1957-59 PSM Makassar
1957 PSM Makassar
1955-56 Tak ada kompetisi
1954 Persija Jakarta
1953 Tak ada kompetisi
1952 Persebaya Surabaya
1951 Persebaya Surabaya
1950 Persebaya Surabaya
1949 Tak ada kompetisi
1948 Persis Solo
1944-47 Tak ada kompetisi
1943 Persis Solo
1942 Persis Solo
1941 Persis Solo
1940 Persis Solo
1939 Persis Solo
1938 VIJ Jakarta
1937 Persib Bandung
1936 Persis Solo
1935 Persis Solo
1934 VIJ Jakarta
1933 VIJ Jakarta
1932 PSIM Yogyakarta
1931 VIJ Jakarta


Selengkapnya...

Rabu, 08 Juni 2011

Hasil Undian Lengkap Pertandingan Perempat Final AFC Cup 2011 : Persipura Vs Arbil

0 comments

Kuala Lumpur - Lansiran Goal.com (7/6/2011). Hasil undian perempat-final yang digelar di markas AFC di Kuala Lumpur, Malaysia akhirnya usai. Wakil Indonesia, Persipura Jayapura dipastikan akan menghadapi wakil dari Irak yaitu Arbil.

Arbil sendiri adalah tim yang sangat tangguh, dalam babak penyisihan grup tim asal Irak tersebut lolos dengan menjadi juara di grup E. Dalam enam pertandingan, Arbil mengoleksi 14 poin dari empat kemenangan dan dua hasil imbang.

Apabila skuad asuhan Jacksen F. Tiago tersebut dapat melewati hadangan Arbil maka Persipura akan ditunggu oleh wakil dari Thailand, Muang Thong atau Kuwait SC di laga semi-final Piala AFC.

Leg pertama perempat-final Piala AFC akan dilaksanakan pada 13 September mendatang, dan leg kedua digelar pada 27 September. Sedangkan pertandingan leg pertama semi-final dijadwalkan pada 4 Oktober dan leg kedua dilakukan 18 Oktober. Sementara laga final dilangsungkan pada 29 Oktober 2011.

Berikut hasil lengkap undian Perempat-Final Piala AFC:
PersipuraPersipura Jayapura vs Arbil  Arbil SC

Chonburi F.C. Chonburi FC vs Nasaf Qarshi Nasaf Qarshi

Kuwait SC Kuwait SC vs Muang Thong Muangthong United

Al Wehdat  Al Wehdat vs Duhok Duhok SC
 
 
Semi-final Piala AFC:

Chonburi F.C. Chonburi FC / Nasaf Qarshi Nasaf Qarshi  vs  Al Wehdat  Al Wehdat / Duhok Duhok SC

Persipura  Persipura Jayapura / Arbil  Arbil SC  vs  Kuwait SC Kuwait SC / Muang Thong Muangthong United
 
 
 
Selengkapnya...

Selasa, 07 Juni 2011

Para Diplomat Indonesia Menjuarai Golf Antar Diplomat di London

0 comments

London lansiran Antaranews (7/6/2011) - Mayor Parimeng berhasil menjuarai sekaligus menggondol piala pada kejuaraan golf diplomat, The 1st London Diplomat Golf Tournament yang digelar untuk pertama kalinya di lapangan golf Stoke Park Country Club, Buckinghamshire, Inggris, baru baru ini.

Sekretaris Satu KBRI London, Novan Ivanhoe Saleh kepada Antara London, Selasa mengatakan bahwa Asisten Atase Pertahanan KBRI London itu menyerahkan Piala The Winner of Diplomat Golf Tournament I kepada Duta Besar RI untuk Inggris, Yuri O. Thamrin.

Kejuaraan golf yang diselenggarakan Diplomat Magazine bekerjasama dengan International Hospitals Group (IHG) ini melibatkan para diplomat yang berada di London, antara lain dari diplomat dari Asia, Eropa, Afrika dan Amerika.

Dikatakannya keikutsertakan KBRI London ini merupakan salah satu upaya dalam menjalin dan lebih memperluas networking guna mendukung misi dan tugas mewakili Indonesia di Inggris. Kejuaraan semacam ini akan menjadi agenda tahunan Diplomat Magazine, ujarnya.

Diplomat Magazine merupakan majalah hubungan luar negeri yang mendorong diskusi intelektual di kalangan komunitas diplomatik di London. Majalah yang telah berusia 63 tahun yang selalu memuat tulisan-tulisan mengenai pandangan para tokoh dunia dan pemerintahan termasuk para Kepala Perwakilan di London. 
 
Selengkapnya...

Indonesia vs Myanmar, Berikut Jadwal, Hasil dan Penjelasan AFC U13 Festival Of Football 2011

0 comments
Kuala Lumpur - Pssi-football.com (6/6/2011) Timnas U13 Indonesia akan menghadapi Myanmar, Senin (6/6) dalam laga terakhir AFC U13 Festival of Football 2011 di Sabah, Malaysia. Myanmar juga menjadi lawan pertama bagi tim asuhan pelatih Mundari Karya ini pada Kamis (2/6) dengan hasil kemenangan 4-1 bagi Indonesia. Namun, berbeda dengan pertemuan pertama yang hanya dimainkan dalam format 1x30 menit, pada pertemuan kedua nanti, format pertandingan adalah 2 x 30 menit.

Indonesia sendiri sudah menjalani sembilan pertandingan. Hasilnya adalah, lima kali menang, dua kali seri dan dua kali kalah. Kekalahan diderita dari tuan rumah Malaysia dan Thailand. Sedangkan gol yang berhasil dilesakkan Suhendri dkk sebanyak 22 gol dan 5 kemasukan.

"Hasil ini adalah gambaran kualitas tim usia muda di ASEAN. Di mana yang teratas itu adalah Thailand, Malaysia, dan Indonesia dibanding yang lain. Tetapi entah mengapa pada level tim yang lebih tua malah kita kalah dengan Myanmar, Vietnam bahkan Laos," ungkap Mundari Karya. 


Selengkapnya...

Laga Perdana Torneo De Honor, SAD Indonesia Tampil Gemilang Kalahkan Bella Vista

0 comments

Uruguay - Lansiran Pssi-football.com (5/6/2011). Hasil gemilang berhasil diraih Tim SAD Indonesia dalam laga perdana Torneo De Honor, Sabtu (5/6) di Parque San Eugenio, Uruguay. Tim SAD Indonesia U17 yang bertanding lebih dulu pada pukul 13:00, mampu mengalahkan tuan rumah Bella Vista dengan skor tipis 1-0 lewat gol tunggal Antony Putro Nugroho.

Pada pertandingan ini, pelatih Cesar Payovich melakukan rotasi pemain di posisi penjaga gawang. Aris Nugroho yang biasa menjadi starter sekaligus kapten tim diistirahatkan. Teja Paku Alam yang dipercaya mengawal gawang mampu menjawab kepercayaan Cesar dengan penampilan yang memukau. Kesigapannya mampu membuat para penyerang Bella Vista frustasi dibuatnya.

Di lini belakang, Cesar menempatkan Arief Gangsar Patar di posisi bek kanan sebagai starter. Arief mengisi pos yang biasanya menjadi milik Haniel Pagawak. Sedangkan tiga pilar lini belakang, Wanda Syahputra, Indra Permana dan Egi Hadyatmiko tetap dipercaya sebagai starter.

Komposisi di lini tengah dan depan tidak banyak mengalami perubahan. Seperti sebelumnya, Hendriko Kiko Masko, Ricky Bardes dan Randi Candra, menjadi gelandang yang menopang kerja trio Antony Nugroho, Wawan Febriyanto dan Gugum Gumilar.

Gol yang dicetak oleh Antony Nugroho tercipta melalui titik penalti. Hadiah penalty diberikan wasit pada menit ke-15 setelah pemain belakang Bella Vista melakukan pelanggaran dengan menarik kostum Antony hingga terjatuh di kotak penalti. Dengan percaya diri, Antony mampu menggetarkan jala Bela Vista.

"Alhamdulilah saya bisa jadi penentu kemenangan SAD Indonesia kali ini. Walau secara pribadi, saya tidak terlalu puas dengan penampilan tadi karena banyak membuang peluang. Harusnya kita bisa menang lebih dari tiga gol," kata Antony Nugroho, usai pertandingan.

Sayangnya, kemenangan ini dinodai oleh kartu merah yang diterima Hadi Wibowo. Baru sepuluh menit memasuki lapangan di babak kedua, Hadi melakukan sliding tackle keras dari belakang. Dan, tanpa ampun wasit langsung menghadiahi Hadi kartu merah.

Hasil positif Antony Putro Nugroho dkk ini mampu diikuti oleh seniornya di tim SAD Indonesia U19 yang bertanding pukul 15:00 di tempat yang sama. Bahkan, Tri Windu Anggono dkk meraih kemenangan atas Bella Vista U19 dengan skor yang sangat telak, 4-1. Empat gol tim Garuda Muda Merah Putih ini diciptakan oleh Yerico Christiantoko, Feri Firmansyah, Novri dan Rinaldi Gunapradiptha.

Tim SAD Indonesia U19 ini mampu menunjukan permainan yan semakin matang. Para pemain Bella Vista nyaris tidak mampu keluar dari pressure yang dilakukan oleh tim SAD Indonesia. Pengalaman tiga tahun berkompetisi di Uruguay benar – benar telah membentuk karakter yang kuat pada diri Feri Firmanysah dkk.

Tak berbeda dengan yuniornya, Tim SAD Indonesia juga harus menerima kenyataan dua pemainnya diusir keluar lapangan oleh wasit. Pemain yang terkena kartu merah adalah Alfin Tuasalamony dan Rahman Lestaluhu.

Sementara itu, kabar baik juga datang dari Zaenal Haq dan Syamsir Alam yang tampil membela CA Penarol. Keduanya menjadi starter dan berhasil membawa Penarol menang 1-0 atas Plaza Colonia. Gol tunggal Penarol diciptakan oleh Martin Silva.

Skuat SAD Indonesia U17 Vs Bella Vista U17
Kiper : Teja Paku Alam
Belakang : Arief Gangsar Patar, Wanda Syahputra, Eggi Hadyatmoko, Indra Permana
Tengah : Riki Bardes, Randy Chandra, Hendriko Kiko Masko
Depan : Wawan Febriyanto, Antony Putro Nugroho, Gugum Gumilar

Skuat SAD Indonesia U19 Vs Bella Vista U19

Kiper : Tri Windu
Belakang : Ferdiansyah, Alfin Tuasalamony, Syaifudin, Yerico Christiantoko
Tengah : Feri Firmansyah, Risky Pelu, Manahati Lestusen, Abdul Rahman
Depan : Yandi Sofyan, Vava Yagalo

Selengkapnya...

Senin, 06 Juni 2011

Tour de Singkarak, Etape 1 Dirajai Pembalap Nasional Indonesia

0 comments

Sumatera Barat - Lansiran Vivanews.com : (6/6/2011).  Etape 1 Tour de Singkarak menjadi ajang pembuktian diri pembalap tuan rumah. Dua pembalap Indonesia merajai ajang TdS di hari pertama etape berjarak 61 kilometer itu.

Pembalap United Bike Kencana Malang, Ferinanto mengatasi para pembalap asing dan menjadi orang pertama yang menyentuh garis finish. Ferinanto mencatatkan waktu terbaik 1 jam 28 menit 23 detik. Tempat kedua disusul pembalap sepeda dari tim Trengganu, Malaysia, Jang Chan Jae dengan selisih waktu sepersekian detik.

Pembalap nasional lainnya, Waseso Projo bercokol di tempat ketiga terpaut sepersekian detik dari pembalap pertama. Ketiga pembalap terlihat menyentuh garis finish secara bersamaan.

Atas prestasi tersebut, Ferinanto berhasil menyabet jaket kuning sebagai pemimpin klasemen sementara. Sedangkan raja tanjakan untuk sementara dikenakan pembalap dari Negeri Jiran, Jang Chan Jae. Jang berhak mengenakan polkadot jersey (raja tanjakan) pada etape berikutnya karena berhasil menjadi pembalap kedua yang menyentuh garis finish di etape 1.

Sedangkan sprinter tercepat pada etape 1 dan berhak mengenakan green jersey pada etape berikutnya yakni Haghi Alireza dari Azad University, Iran. Ferinanto pun untuk sementara menjadi pembalap nasional terbaik dan memimpin klasemen stage Indonesian Individual Classification.

Klasemen sementara tim terbaik pada etape 1 ini berhasil disabet United Bike Kencana, Malang dengan catatan waktu rata-rata 4 jam 25 menit 09 detik. Di tempat kedua tim Putra Perjuangan, Bandung. Di tempat ketiga tim CCN Colossi, Belanda. 
 
 
Selengkapnya...

6 Pemain Muda Makassar Siap Berprestasi di AC Milan Junior Camp

0 comments

Makassar - Lansiran Media Indonesia (6/6/2011) : Sebanyak enam pemain muda asal Makassar terpilih dalam seleksi terakhir AC Milan Junior Camp yang digelar di Lapangan Hasanuddin Makassar, Minggu (5/6).

Keenam pemain yang dinyatakan lolos seleksi untuk wilayah Makassar di antaranya, Handika Bayangkara (SSB Mattoangin), Panca Andi (SSB Loulohu), Adnan Faturahman, Fauzan (SSB Binamarga), Erlangga Wardana (SSB Syech Yusuf) dan Ari Eka.

Para pemain yang terpilih dari wilayah Makassar selanjutnya akan mengikuti Milan Junior Camp yang akan berlangsung di Stadion I Wayan Dipta Bali, 17 Juni 2011.

Asisten Operation Manager Asian Sport Development (ASD) August Pelaupessy mengatakan, Milan Junior Camp yang digelar di Bali bertujuan mencari 16 pemain terbaik.

Pemain yang kembali terpilih nanti akan bergabung dalam Indonesian All Star Team Challenge untuk menghadapi Kejuaraan Internasional Intesa San Paolo, yang berlangsung di Stadion San Siro Milan Italia, Oktober 2011.

"Pemain yang terpilih dari Makassar dan kota lainnya akan kembali diseleksi di Bali selama dua minggu. Dari seleksi ini akan ditentukan 16 pemain yang nantinya mewakili Indonesia di kejuaraan dunia," jelasnya.

Menurut August, AC Milan Junior Camp merupakan program yang dirintis pihaknya sebagai pemegang lisensi eksklusif Milan Junior Camp Indonesia. Program ini bertujuan mencari 60 pemain muda dari 10 kota di Indonesia.

Adapun 10 kota yang menjadi tempat pelaksanaan yakni, Jakarta (7-8 Mei), Bandung, Pekanbaru (14-15 Mei), Semarang, Medan (21-22 Mei), Malang, Palembang (28-29 Mei), Makassar, Balikpapan (4-5 Juni) serta Bali yang digelar 11-12 Juni 2011.

Pada tahun 2010, tim Indonesia AC Milan Junior Camp yang diikuti sebanyak 30 negara itu berhasil menjadi yang terbaik. Tim yang beranggotakan 17 pemain tersebut mencatatkan diri sebagai juara seusai mengalahkan tim Italia dibabak final dengan skor 1-0.

Pencapaian tim Indonesia di ajang internasional itupun mendapat sambutan positif dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal itu terbukti dengan digelarnya acara tatap muka khusus dengan tim juara di Istana Kepresidenan, 20 Oktober 2010.
 
 
Selengkapnya...

Indonesia Dominasi Kejuaraan Dunia Paralayang 2011

0 comments

Lansiran Antaranews : Atlet-atlet Indonesia berhasil mendominasi Kejuaraan Dunia Paralayang nomor Ketepatan Mendarat 2011 yang dilaksanakan di Gunung Mas Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 2-5 Juni.

Dalam seri keempat kejuaraan dunia 2011 yang berakhir hari Minggu tersebut, Indonesia mendominasi kategori individual putri, kategori beregu dan juga untuk kategori umum.

Peringkat pertama perorangan putri pada kejuaraan dunia ini adalah Cherry Bonaria (Indonesia) dengan nilai 332, peringkat kedua Dian Rosnalia (Indonesia) dengan nilai 439, dan peringkat ketiga Nunnapat Phuchong (Thailand) dengan nilai 730.

Sementara itu untuk hasil beregu, Indonesia berhasil menyapu bersih seluruh medali yang tersedia.

Peringkat pertama adalah tim Garuda, yang terdiri dari Dede Misbah, Wahyu Yudha, Dede Supratman, dan Thomas Widyananto.

Selanjutnya, untuk peringkat kedua adalah tim Rajawali 2 yang terdiri atas Darumaka Rajasa, Aries Pribaya, Mochamad Aly, dan Teguh Maryanto, dan peringkat ketiga adalah tim Rajawali 1 yang terdiri atas Johny Effendi, Nanang Sunarya, Effendi Nor Ichsan, dan Hening Paradigma.

Sedangkan untuk individual putra, juara pertama diduduki oleh Matjaz Feraric (Slovenia) dengan nilai 008, juara kedua Darumaka Rajasa (Indonesia) dengan nilai 009, dan juara ketiga Dede Misbah (Indonesia) nilai 018.

Ketua Penyelenggara Kejuaraan Dunia Paralayang nomor ketepatan mendarat (Paragliding Accuracy World Cup - PGAWC), Gendon Subandono, mengatakan, kejuaraan kali ini diikuti oleh 88 peserta, yang terdiri dari 11 negara, yaitu Slovenia, Hungaria, Indonesia, Serbia, Montenegro, Slovenia, Thailand, Hong Kong, Saudi Arabia, Kanada, dan Amerika.

Keberhasilan para atlet Paralayang Indonesia mendapat apresiasi dari ketua Umum PB-FASI, Imam Sufaat, yang hadir dalam acara penutupan.

"Kami sangat mendukung adanya kejuaraan dunia ini, apalagi Indonesia berhasil memperoleh prestasi yang cukup membanggakan," kata Imam Sufaat yang juga Kepala Staf TNI Angkatan Udara tersebut.


Selengkapnya...

Minggu, 05 Juni 2011

Onana Kagumi Bakat Sepak Bola Anak Indonesia

0 comments
Lansiran Antaranews : Pelatih Tunas Garuda Indonesia Jules Dennis Onana mengagumi kemampuan dan bakat anak Indonesia usia rata-rata 12 tahun ke bawah setelah banyak mengunjungi kota-kota besar di Indonesia, khususnya Makassar.

"Anak-anak Indonesia itu banyak yang hebat-hebat dan mempunyai bakat alam, tetapi sangat disayangkan tidak adanya tempat untuk mengembangkan bakat anak-anak itu," ujarnya saat seleksi Tunas Garuda di Lapangan Andi Mattalatta Makassar, Minggu.

Ia mengaku, potensi yang dimiliki anak Indonesia sangat besar terbukti dengan adanya tim Sepak Bola dari Makassar yang mampu berbicara di kancah pesepakbolaan internasional pada Piala Dunia Danone beberapa tahun lalu.

Meskipun kemampuan anak-anak Indonesia dinilainya sangat bagus, namun hanya sedikit yang mampu mengembangkan kemampuannya dan masuk dalam tim sepak bola lokal Indonesia.

Ia mengatakan, kurangnya sarana infrastruktur seperti lapangan dan pembinaan dari pemerintah dianggapnya sebagai kegagalan untuk mengembangkan kemampuan anak.

Akibatnya, anak usia dini yang dianggapnya sebagai usia produktif untuk mengembangkan kemampuannya harus kehilangan nalurinya karena tidak adanya tempat dan struktur pembinaan seperti yang dilakukan negara-negara Eropa dan Amerika Latin.
 
 
Selengkapnya...

Sabtu, 04 Juni 2011

Tim Seleksi Milan Junior Camp 2011 Kagumi Talenta Muda Makassar

0 comments

MJC (Milan Junior Camp) 2011 ingin agar anak-anak tetap menikmati liburan sekolah, sehingga terpilih tempat yang tepat untuk bersenang-senang, berlatih dan beristirahat. Menikmati nuansa iklim tropis serta menciptakan gaya hidup yang sehat, Bali merupakan tempat yang ideal untuk belajar dan bersenang-senang.

Sebagai bagian dari "Milan Youth Project", MJC menawarkan pengalaman yang fantastis untuk belajar sepakbola dari pelatih yang ditunjuk langsung dari AC Milan.

MJC Bali 2011 akan diselenggarakan dua grup:
  • Grup 1 diadakan pada tanggal 18 Juni 2011 - 2 Juli 2011.
  • Grup 2 pada 3 Juli 2011 - 17 Juli 2011, terbuka untuk anak-anak berusia 10-16 tahun.
Pada akhir camp, satu pemain berbakat dan satu peserta yang diundi dari segala usia akan diundang bergabung ke dalam "All Star Team Challenge" ke Italia.

Untuk ke Bali dan menjadi pemain dalam All Star Team Challenge tentunya peserta harus mengikuti seleksi ketat yang dilakukan oleh tim seleksi MJC, Tim ini sudah berkeliling Indonesia untuk mencari talenta muda. hari ini adalah kota terakhir yang dikunjungi tim seleksi MJC yaitu Makassar.

Lansiran goal.com : Tim seleksi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengaku kagum dengan kualitas pemain yang mengikuti seleksi pertama AC Milan Junior Camp, di Lapangan Hasanuddin Makassar.

Tim seleksi AC Milan Junior Camp Nursaelan, di Makassar, Sabtu, mengatakan bahwa dari sekitar 700 pemain yang ikut seleksi tehnik, sebagian besar memiliki potensi untuk menjadi pemain masa depan Indonesia.

"Para pemain yang tampil di seleksi pertama memperlihatkan kemampuan yang lebih baik. Beberapa pemain asal Yamaha Indonesia juga hadir sehingga membuat persaingan semakin ketat," jelasnya.

Menurut Nursaelan, banyaknya pemain muda yang memiliki kualitas baik tentu saja memberikan dampak yang sangat baik bagi pelaksanaan AC Milan Junior Camp tersebut.

Selain membuat persaingan lebih ketat, pemain yang akhirnya terpilih dari wilayah Makassar tentu memiliki peluang besar bergabung dalam Indonesian All Star Team Challenge.

"Kami jamin akan melakukan penilaian secara profesional sehingga siapa pun yang terpilih merupakan pemain terbaik. Hal itu sudah menjadi komitmen penyelenggara untuk mencari pemain muda bertalenta," katanya.

Tim seleksi AC Milan Junior Camp pada hari pertama secara fokus menilai kemampuan tehnik setiap peserta. Sedangkan untuk hari kedua yang digelar Minggu (5/6) akan menitipberatkan pada fisik.

Nursaelan menambahkan, untuk tes fisik hari kedua akan diikuti sekitar 200 peserta. Para peserta akan diberikan latihan khusus untuk mengukur sejauh mana ketahanan fisik yang dimiliki.

"Kita akan menerapkan beberapa penilaian untuk mencari pemain yang memang layak memperkuat Indonesia, diantaranya teknik, skill dan sebagainya," ujarnya.


Selengkapnya...

Tiga Pemain Naturalisasi Akhirnya Resmi WNI, Diproyeksi Ikut Seleksi Timnas U23 dan Senior

0 comments
Tiga pemain keturunan Ruben Wuarbanaran, Joey Suk dan Diego Michiels telah mendapatkan status sebagai warga negara Indonesia [WNI], dan berpeluang memperkuat timnas senior dan timnas U-23 di SEA Games 2011 nanti.

Deputi bidang teknis Badan Tim Nasional [BTN] PSSI Iman Arif mengatakan, kepastian itu diperoleh setelah ketiga pemain tersebut sudah mendapatkan surat keterangan dari kementerian hukum dan HAM.

“Surat keputusan untuk Ruben, Joey, dan Diego sudah keluar. Proses naturalisasi sudah sesuai dengan jadwal. Mereka hanya tinggal foto untuk membuat paspor,” ungkap Iman.

Setelah pengurusan ketiga pemain tersebut, BTN selanjutnya akan mengurus surat-surat tiga pemain lainnya yang akan memperkuat timnas senior, yakni Sergio van Dijk, Johny van Beukering dan Stefano Lilipaly.

“Jika pengurusan Sergio, Johny dan Stefano sudah selesai, maka selanjutnya akan mengurus surat-surat Victor Igbonefo dan Greg Nwokolo,” kata Iman.

“Menaturalisasi pemain ini tidak akan berlangsung terus. Kami tetap akan memperhatikan pembinaan pemain muda sebagai bagian dari program jangka panjang kami.”
 

Tiga pemain keturunan Indonesia-Belanda yang telah dinaturalisasi tersebut juga akan diikutkan seleksi tim nasional senior yang diproyeksikan untuk mengarungi pertandingan pra Piala Dunia 2014 menghadapi Turkmenistan.
 
Iman Arif mengungkapkan bahwa dengan dipanggilnya ketiga pemain naturalisasi tersebut ke seleksi timnas senior, maka mereka berpeluang memperkuat dua timnas sekaligus yaitu timnas U-23 dan timnas senior.

Tiga pemain muda yang akan dipanggil oleh jajaran pelatih dan akan bersaing dengan pemain senior adalah Ruben Wuarbanaran, Diego Michiels dan Joey Suk. Ketiga pemain tersebut masih berada di Belanda saat ini.

"Persaingan untuk merebutkan tim inti timnas senior akan lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Mereka nantinya akan bersaing dengan Bambang Pamungkas, Firman Utina maupun Christian Gonzales. Yang jelas, siapa yang terbaik itulah akan memperkuat timnas senior," kata Iman Arif.

Selain itu, diperkirakan akan ada enam pemain naturalisasi tambahan yang akan bersaing di timnas senior. Tiga pemain senior yang saat ini menjalani proses naturalisasi adalah John van Beukering, Sergio van Dijk dan Stefano Lilipaly. Selain itu ada tiga pemain yang mengajukan diri menjadi warga negara Indonesia yaitu Victor Igbonefo, Greg Nwokolo dan Tonny Cussel.

Tetapi meskipun berstatus pemain naturalisasi, mereka tetap tidak mendapatkan jaminan diterima di timnas. "Perlu diingat, semua pemain naturalisasi belum tentu masuk timnas. Semuanya tergantung dari pelatih, karena untuk tim semua keputusan ditangan pelatih," ujar Iman Arif.


Selengkapnya...

Kamis, 26 Mei 2011

Lolos Ke Perempat Final, Pelatih Persipura Terkejut Dengan Penampilan Boaz

0 comments

Akhirnya Indonesia menempatkan satu wakilnya di Perempatfinal AFC Cup 2011 setelah Persipura menang atas Song Lam Nghe An pada babak 16 besar Piala AFC, Rabu 25 Mei 2011. Sementara wakil Indoensia lainnya Sriwijaya harus mengakui keunggulan tuan rumah Chonbury Fc 3-0. 

Jacksen F Tiago mengaku terkejut dengan penampilan Boaz Solossa ketika Persipura Jayapura mengalahkan Song Lam Nghe An kemarin.

Persipura sukses menembus babak perempatfinal Piala AFC berkat kemenangan 3-1 atas Song Lam di Stadion Vinh, Vietnam. Tiga gol tim Mutiara Hitam dicetak melalui penalti Boaz Solossa, Titus Bonai dan Ortizan Solossa.

Usai laga Jacksen tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Pelatih asal Brasil itu mengaku puas dengan permainanan anak asuhnya. Terlebih selama Piala AFC musim ini, Persipura selalu sulit meraih kemenangan di laga tandang.

Di babak Grup H, Persipura hanya mampu mendulang dua poin ketika melakoni laga tandang saat bermain imbang melawan East Bengal dan South China. Bertandang ke markas Chonburi, Persipura tumbang 4-1.

"Sangat nyaman ketika pemain saya sejak awal bermain efisien. Kami bermain dengan indah hari ini dan penuh inspirasi. Gelandang saya melakukan tugas yang hebat dengan bermain cepat," ujar Jacksen seperti dilansir situs resmi AFC.

Jacksen kemudian memuji penampilan Boaz yang dianggapnya menjadi inspirasi kemenangan Persipura atas Song Lam dan telah kembali ke performa terbaiknya.

"Saya sedikit terkejut dengan bagaimana Boaz tampil. Dia menunjukkan semua talenta yang dimilikinya dan mengingatkan kepada fans bahwa dia pernah menjadi salah satu striker terbaik di sepakbola Indonesia," tegas Jacksen.

"Saya bisa melihat kualitas terbaik Boaz ketika dia menjadi kreator gol ketiga kami. Saya tidak bisa mengerti mengapa dia tidak masuk skuad tim nasional Indonesia di Piala AFF. Dia telah menunjukkan dia pemain dengan penuh disiplin," tutup Jacksen.

Sementara itu, Permainan Boaz Solossa membuat pelatih Song Lam Nghe An, Nguyen Huu Thang frustrasi setelah timnya disingkirkan Persipura Jayapura pada babak 16 besar Piala AFC, Rabu 25 Mei 2011.

Boaz sukses mencetak gol pertama Persipura saat mengalahkan Song Lam 3-1 pada babak 16 besar Piala AFC di Vinh Stadium. Striker tim nasional Indonesia itu juga menjadi kreator gol ketiga tim Mutiara Hitam yang dicetak Ortizan Solossa.

Sejak awal Huu Thang sudah mengetahui Boaz akan menjadi ancaman berbahaya bagi Song Lam, dan sudah memerintahkan anak asuhnya untuk memberi perhatian khusus terhadap pemain yang akrab disapai Boci tersebut.

Namun, Huu Thang frustrasi setelah para pemain klub asal Vietnam tersebut tidak ada yang mampu menghentikan pergerakan Boaz.

"Saya tahu Boaz adalah penyerang yang berbahaya. Dia bermain sebagai striker bayangan, dan sebagian besar serangan Persipura berawal dari dia. Tapi, pemain saya tidak menjaga dia dengan baik dan memberinya ruang," ujar Huu Thang seperti dilansir situs resmi AFC.

Huu Thang menegaskan secara umum Persipura tampil lebih bagus. "Saya harus katakan Persipura memainkan sepakbola yang lebih baik. Mereka tidak mendominasi pertandingan, tapi tahu bagaimana caranya menghentikan kami di area penalti mereka," papar Huu Thang.

Salah satu yang membuat Huu Thang kecewa terhadap anak asuhnya adalah terus melakukan bola-bola panjang melawan Persipura. "Padahal Persipura punya Bio (Paulin) Pierre, yang sangat kuat di udara," tegasnya.

sumber : vivanews


Selengkapnya...

Rabu, 25 Mei 2011

18 Pemain Liga Kompas U14 Akan Diberangkatkan Ke Swedia

0 comments
Pendidikan sepakbola sejak usia dini untuk mencari pemain masa depan  sangat penting untuk dilakukan, pemain muda inilah nantinya akan diplot untuk mengharumkan nama bangsa lewat aksi sepakbolanya.Tidak heran sekolah maupun kompetisi sejak usia dini semakin banyak muncul dan diadakan oleh negara-negara di Dunia untuk menunjang kreatifitas dalam hal mengolah bola.

Salah satu kompetisi tersebut adalah Liga Kompas Gramedia U14 (LKGU14) yang ada di Indonesia, merupakan kompetisi bagi pemain berbakat dan klub di seluruh Indonesia. diharapkan pemain yang berkompetisi disini menjadi tulang punggung timnas untuk mengharumkan nama bangsa lewat olahraga sepakbola. 

Liga Kompas gramedia U14 ternyata bukan kompetisi yang main-main, ternyata sebanyak 18 pemain terbaik hasil seleksi akan dikirim ke Gothenburg, Swedia, mengikuti turnamen Gothia Cup.

Anggota tim Talent Scouting PSSI Hadi Rahmaddani menjelaskan, ke-18 pemain itu disaring dari 44 pemain yang berkompetisi di LKGU14 dan empat pemain terbaik dari daerah, yakni dua dari Lampung, serta masing-masing satu dari Surabaya dan Solo.

“Mereka semua harus bersaing dalam Perang Bintang antara tim Merah dan tim Hijau pada Soccer Expo hari kedua 29 Mei mendatang di GOR Ciracas untuk terpilih ke dalam 18 pemain,” kata Hadi dalam rilisnya kepada GOAL.com Indonesia.

Sedangkan perwakilan Svenska Kullagerfabriken [SKF] Nyoman Trimantara mengungkapkan, pada 6 Juni mendatang, ke-18 pemain ini sudah harus masuk ke SKF. Tim yang akan ditangani satu pelatih kepala dan asisten ini berangkat tanggal 16 Juli. Sedangkan Gothia Cup dimulai 18-23 Juli.

“Tak ada jaminan bagi pemain dari daerah bisa langsung masuk ke tim 18. Hanya yang terbaik yang bisa berangkat ke Swedia. Tadinya kami jalan sendiri untuk mencari tim ke Gothia Cup. Kami bersyukur ada LKGU14, karena menjadi saringan pemain terbaik.”

Saat ini, juara bertahan SSB AS-IOP Apac Inti bersaing ketat dengan SSB Bina Taruna. AS-IOP berada di urutan pertama klasemen sementara dengan nilai 40, sedangkan Bina Taruna 39. Di laga terakhir, AS-IOP menjajal SSB Tangerang Raya dan Bina Taruna menghadapi tim kuat SSB Villa 2000.

Sementara itu, Soccer Expo akan digelar dua hari pada 28-29 Mei 2011 di GOR Ciracas. Selain menampilkan Perang Bintang LKGU14 tim Hijau versus tim Merah, Soccer Expo yang baru pertama kali diadakan di Indonesia ini juga mengadakan berbagai kegiatan menarik.

sumber : goal.com
Selengkapnya...